Mengapa IRT Harus Bergelar Sarjana

by - Mei 08, 2017


Seorang perempuan yang kuliah hingga bergelar sarjana kemudian memilih jadi ibu rumah tangga tidak lantas ilmu yang dipelajarinya menjadi sia-sia, uang menebus ijazah juga tidak bernasib sia-sia.

Sebab perempuan sadar, seorang anak berhak dilahirkan dari rahim ibu yang cerdas, dan berkewajiban mencerdaskan diri sebelum menikah tentu sebuah keputusan bijaksana.

Lagipula hidup mulia dengan ilmu merupakan tujuan utama dari kelahiran dan kehadiran manusia. Sehingga picik sekali kalau ada yang beranggapan ibu rumah tangga bergelar sarjana itu menyedihkan sekali nasibnya.

Ingatlah, anak yang dilahirkan merupakan titipan Tuhan jadi membuatnya cerdas sejak dari pewarisan genetika harus diupayakan. Kelak saat pengasuhan juga perlu pengajaran pengetahuan umum yang bisa dipergunakan keturunan dalam kehidupan bernegara dan beragama.

Jika kuliah hanya dimaknai harus menjadi perempuan karir maka itu menyempitkan makna dayaguna sebuah ilmu pengetahuan. Sebab ada hal yang lebih penting dari karir yakni ilmu berguna untuk memanusiakan manusia.

Jangan meremehkan perempuan berijazah yang kemudian memilih jadi ibu rumah tangga. Percayalah perempuan yang demikian telah mempertimbangkan dengan matang terutama menyangkut bakti seorang istri kepada suaminya.

Seorang istri yang berbakti kepada suaminya, berusaha dengan giat membimbing anak-anaknya agar terawat senantiasa sembari menyemoga harap Allah berkenan menjadikannya ahli surga.

Dan pekerjaan terbaik bagi perempuan yang sudah menikah tentu memastikan suami dan anak-anaknya beruntung dengan kehadirannya yang selalu melebihkan cinta.





You May Also Like

0 komentar