Berpakaian muslimah yang pantas

by - Desember 10, 2016

Saya takjub dengan perkembangan fashion di Indonesia yang teramat cepat. Secara pribadi saya termasuk orang yang suka mengamati fashion, tetapi bukan sebagai pengikut fashion.

Baiklah, bicara mengenai tren fashion yang tengah berkembang. Khususnya tren fashion muslimah. Satu sisi, saya ikut senang bahwa pada akhirnya busana muslimah menjadi sesuatu yang di anggap trendi di kalangan luas saat ini. Sangat bertolak belakang dengan era saya pada masa tahun 90-an awal. Dimana gadis berhijab masih dianggap aneh.

Terlepas dari rasa euforia tren fashion muslimah, saya lebih cenderung memperhatikan korban mode dari fashion.
Role modenya sudah pantas. Tetapi pelaku mode, yakni kaum perempuan berhijab masih banyak yang latah. Sekadar ikut-ikutan saja. Segelintir orang inilah yang merusak fashion muslimah.

Secara syar'i, pakaian itu berguna untuk menutup aurat. Otomatis seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan.

Jadi, kata menutup akan berbeda dengan kata membungkus. Pakaian bukan untuk membungkus tubuh. Bila membungkus terbayang seolah lemper yang di bungkus. Ketat.

Padahal berpakaian yang pantas dalam Islam adalah menutup aurat perempuan muslimah.
Pemaknaan menutup dan membungkus sudah bisa dibedakan secara harfiah.

Lantas, bila memang para perempuan muslimah telah menggunakan hijab sebagaimana mestinya, masihkah menyalahgunakan makna hijab?


You May Also Like

0 komentar