Perempuan pembelajar

by - September 16, 2016


Tidak ada batasan usia dan gender dalam menuntut ilmu. Seiring perkembangan ilmu dan teknologi, mau tidak mau sebagai perempuan yang menyenangi dunia tulis menulis mengharuskan saya untuk sesegera mungkin beradaptasi.

Menggali ilmu itu ibarat minum air laut. Semakin diselami semakin haus dan merasa kurang puas.
Seperti yang diketahui publik bahwa zaman sekarang banyak sekali perempuan yang meramaikan berbagai sektor kehidupan. Baik di dunia bisnis dan literasi.

Saya sangat mengapresiasi para perempuan pembelajar seperti itu. Sebab, dunia bisnis dan kepenulisan yang kian berkembang tentu membutuhkan ilmu yang mumpuni demi persaingan pasar yang kiat ketat.

Dibeberapa lembaga training bisnis dan kepenulisan saya menemukan hampir 90% pesertanya perempuan.
Ini mengindikasikan bahwa perempuan yang datang dari latar belakang berbeda itu memiliki semangat belajar yang tinggi.

Kini tidak hanya ilmu mereka sekedar untuk konsumsi domestik alias pendamping anak-anak dirumah. Tetapi, juga sudah mengaplikasikannya untuk kemaslahatan umat.
Artinya jalan syi'ar pun terbuka lebar. Tapi, bukan berarti harus meninggalkan rumah dan mengabaikan rumahtangga.
Dunia digital telah mempermudah segala kegiatan perempuan pembelajar.

#edisiMuhasabah
#novayulfia

You May Also Like

0 komentar