Cara bijak mengelola kecemburuan suami

by - September 16, 2016


Suami mana yang tahan melihat istrinya tetap membalas WA dan memposting foto produk ke Instagram, sementara suami sedang bicara. Walaupun sesekali mengangguk dan melemparkan senyuman. Tetapi hal ini tidak efektif bagi komunikasi sehat antara suami istri.

Pernah melakukan seperti bunda?
Sering, tentunya. 

Apalagi bagi bunda yang bekerja di rumah. Dimana rumah adalah segalanya. Urusan domestik dan kantor bersatu dalam satu atap. 
Lantas, bagaimana cara bijak bunda untuk mengelola kecemburuan suami pada kegiatan bisnis bunda?

Berikut caranya yang mungkin dapat dipraktekkan;
1. Manajemen waktu.
Mengatur waktu antara kegiatan bisnis dan urusan rumahtangga sebaik mungkin. Usahakan semua jadwal tersusun rapi. Bila perlu tuliskan skala prioritas dalam kegiatan harian. Dan daily activities ini 'wajib' dipatuhi secara konsinten.
2. Memanfaatkan 'me time'.
Tentunya masa 'me time' ini berlaku pada saat suami tidak dirumah. Jadi, bunda bisa menyelesaikan urusan bisnis diwaktu suami masih di kantor atau saat suami dinas ke luar kota.
3. Bangun komunikasi sehat dengan suami. 
Seringkali, bunda asyik tenggelam dalam kesibukan bisnis yang seakan tiada henti. Tentu hal ini mengakibatkan kecemburuan pada suami. Bicara menjadi seperlunya. 
Membangun komunikasi sehat yang melibatkan dua hati dan dua kepala memang butuh kerja keras. Tak ada salahnya sesekali minta pendapat suami tentang bisnis bunda.  

Tapi, ingatkah saat bunda pertamakali minta izin pada suami untuk bekerja. Adakah rules yang mesti ditaati dan disepakati?
Bila izin telah dicabut, kehancuran bisnis sudah didepan mata. 
So, pilihan tetap berada di tangan bunda.

#edisiReminder
#NovaYulfia


You May Also Like

0 komentar