Ayah sebagai kepala sekolah di rumah tangga

by - September 04, 2016


Menurut teori psikologi bahwa seorang anak perempuan yang mendapatkan curahan penuh cinta dari ayahnya kala ia dewasa takkan mudah mengobral cinta pada lawan jenisnya.
Ada banyak artikel yang membahas mengapa peran seorang ayah dalam mendidik putrinya teramat penting. Memang, ibu adalah sekolah pertama bagi para anak. Tetapi, jangan terlena wahai para ayah, dipundak-mu-lah "kurikulum sekolah " itu dibentuk. Sebab -Engkau lah kepala sekolahnya.
Dimata anak perempuanmu, engkau adalah segalanya. Tak heran bila ada kecenderungan anak perempuan lebih dekat dengan ayah.
Tanya kenapa?
1. Superhero.
Dimata anak perempuan, ayahnya adalah seorang superhero yang paling hebat di muka bumi. Disaat ada gangguan yang datang dari teman atau siapapun ayah pasti maju membela putrinya. Atau disaat pengalaman pertamakali naik sepeda lalu terjatuh, ayah membesarkan hati dan menyemangati. "Nak, saat kau jatuh itulah kau belajar akan arti waspada". (Pesan ayah saat saya usia esde).

2. Ayah lebih logis.
Setiap persoalan yang dihadapi putrinya, ayah mengajarkan pelajaran >> problem solving.
"Hidupmu kedepan masih panjang, masalah akan silih berganti. Gunakan akal sehatmu mengolah masalah itu. Itulah warisan ayah untukmu". (Pesan ayah saat saya usia remaja sekitar 19 tahunan).

3. Role mode dalam mencari pasangan hidup.
Hampir 90% role mode anak perempuan mencari pasangan hidup/ suami diadopsi dari sosok seorang ayah. Entah itu dari segi fisik, pola fikir, kesalehan, pola perilaku dan lainnya.
"Lelaki yang menjadi jodohmu kelak adalah tergantung bagaimana engkau memandang ayahmu ini". (Pesan ayah saat sebelum menikah, usia 25 tahun).
Alhamdulillah, berkat doa dan petuah ayah saya, Tuhan kirimkan seorang lelaki idaman terhebat di muka bumi.
Dari 365 hari dalam setahun, hari ini dirayakan sebagai Hari Ayah.

#Selamat Hari Ayah
#sebentuk cinta untuk ayahku.
#novayulfia

You May Also Like

0 komentar